Saturday , October 20 2018
Home / Hukum / Polisi Didesak Tangkap Pembacok Pegawai Alih Daya Daop 3 Cirebon

Polisi Didesak Tangkap Pembacok Pegawai Alih Daya Daop 3 Cirebon

Vice President PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon, Ida Hidayati (duduk) menjenguk pegawai alih daya, Bayu Eka Maulana yang dirawat di rumah sakit setelah dibacok orang tak dikenal (OTK). Foto: Istimewa

Cirebon (wartacirebon.com) – Bayu Eka Maulana harus dapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunungjati, Kota Cirebon. Pegawai alih daya (outsoursing) PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon ini dibacok orang tak dikenal (OTK) setelah beli nasi kuning.

Pembacokan dialami pria yang tinggal di Jalan Kembang, Kota Cirebon ini baru saja beli nasi kuning di Kesambi, Kota Cirebon, Minggu, 9 September 2018, pukul 00.30 wib. Bayu bersama dengan teman menggunakan sepeda motor jenis Ninja hendak pulang ke rumahnya.

Begitu di Perempatan Jalan Sudarsono dan Jalan DR Cipto MK, Kota Cirebon, tiba-tiba dihadang sepeda motor jenis scoopy yang ditumpangi dua OTK. Salah satu OTK menyabetkan senjata tajam alias sajam jenis parang.

Bayu mencoba melawan dengan turun dari sepeda motor dan mengambil kayu. Karena kayu yang disabetkan kepada pelaku kecil sehingga tidak berpengaruh. Tak lama lewat orang dan pelaku kemudian kabur dari lokasi.

“Korban boncengan dengan temannya, yang depan pakai helm sehingga tidak luka. Korban tidak pakai helm hingga luka 20 jahitan di kepala bagian belakang,” kata Vice President PT KAI (Persero) Daop 3 Cirebon, Ida Hidayati.

Dari keterangan, lanjut Ida, Bayu merupakan korban kedua pembacokan pada malam itu. Sebelumnya, ada kejadian serupa di lokasi berbeda. Hal ini, disampaikan pria yang menolong dan membawa Bayu ke rumah sakit.

Ida menyampaikan karena pembacokan dialami Bayu sudah ranah kejahatan sehingga diharapkan segera ditangkap pelakunya, dan diproses. Agar tidak menimbulkan khawatiran bagi masyarakat Cirebon untuk pergi malam.

Kejadian ini, kata Ida, untuk di Daop 3 Cirebon baru pertama kali, dan pernah ada di Daop 2 Bandung. Korban ibu-ibu hendak piket boarding pass. “Motifnya sama mau merebut sepeda motornya, dibegal istilahnya,” katanya. (MGN)

About redaksi

Check Also

Jual Sediaan Farmasi Tanpa Izin, Pria Belum Kerja Asal Majalengka Diciduk

Majalengka (wartacirebon.com) – Pria belum kerja asal daerah Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, SH alias Dastol ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *