Tuesday , December 11 2018
Home / Metro / Festival Tajug Berkontribusi Besar untuk Membangun Ahlak Manusia

Festival Tajug Berkontribusi Besar untuk Membangun Ahlak Manusia

Cirebon (wartacirebon.com) – Danrem 063/SGJ Kolonel Arm Maryudi mendampingi Irjen TNI Letjen TNI M Herindra dalam acara Halaqoh Masjid Kesultanan dan Dakwah Islam Rahmatan Lill Alamin Acara Festival Tajug dalam Rangka Hari Santri Nasional (HSN) 2018 di Bangsal Pagelaran Keraton Kesepuhan, Kota Cirebon, Sabtu (20/10).

Dalam sambutannya mewakili Panglima TNI Irjen TNI Letjen TNI M Herindra menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada KH Mustofa Aqil Siroj, Ketua PBNU sebagi ketua panitia yang telah menggagas acara Halaqoh Masjid Kesultanan dan Dakwah Islam dengan thema “Rahmatan Lill Alamin” Acara Festifal Tajug dalam Rangka Hari Santri Nasional 2018, serta mengucapkan terimakasih kepada Danrem 063/SGJ, PRA Arief Natadiningrat, Para Ulama, tokoh Masyarakat dan seluruh yang hadir pada acara ini.

Kegiatan Festival Tajug dalam Rangka Hari Santri Nasional 2018 berkontribusi yang sangat besar untuk membangun ahlak manusia, kegiatan ini sangat bagus dan positif. Indonesia adalah sebagai negara muslim terbesar di dunia masyarakatnya cinta damai dan sejahtera.

Gaya hidup bebas mengatasnamakan demokrasi sering disalah artikan, banyak generasi muda terpengaruh pergaulan seks bebas, narkoba dan penyalahgunaan ITE.

“Sekarang di berbagai belahan dunia yang lagi ngetren bukan perang Konfensional atau perang terbuka untuk menghancurkan suatu negara tetapi sekarang perang informasi ITE, Teknologi dan sebagainya. Radikalisme seperti ISIS sudah mengancam dunia termasuk Indonesia, oleh karena itu mari kita mendidik anak-anak kita untuk di jaga agar tidak terpengaruh oleh kelompok radikalisme,” katanya.

Disampaikan juga pada sambutannya, bahwa Bangsa Indonesia di tahun 2019 akan melaksanakan Pilpres dan legislatife, semoga akan berjalan aman tertib dan damai.

Dalam sambutan Ketua Panitia KH Mustofa Aqil Siroj mengucapkan selamat datang kepada Irjen TNI Letjen TNI M Herindra, Kol Arm Maryudi S.SOS (Danrem 063/SGJ, PRA Arief Natadiningrat, Pengurus PBNU, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta seluruh tamu undangan yang telah hadir di bangsal Keraton Kasepuhan pada acara Halaqoh Masjid Kesultanan dan Dakwah Islam Rahmatan Lill Alamin Acara Festifal Tajug dalam Rangka Hari Santri Nasional 2018.

Masjid adalah bangunan istimewa dalam masyarakat Kita sejak Islam hadir di Indonesia, masjid Kesultanan memiliki fungsi dan peran yang sangat signifikan dalam pembangunan masyarakat. Sejak hadir di Indonesia Islamnya adalah Islam Ahlussunnah Wall Jamaah Islam yang damai yang memberi ruang kepada Karya dan Karsa manusia berupa budaya.

Halaqah ini dimaksudkan untuk memperhatikan kembali peran masjid Kesultanan dalam pengembangan dakwah islam rahmatan lill alamin, Halaqah ini mengundang pengurus NU sewilayah 3 Cirebon, Academisi dan Pemerintah daerah agar ada kesamaan langkah dalam ikhtiar memajukan bangsa dan Negara.

Dalam kesempatan yang sama PRA Arief Natadiningrat, Sultan Sepuh Ke XIV Kasepuhan dalam sambutannya menyampaikan Keraton Kasepuhan bukti sejarah peninggalan Sunan Gunung Jati berdiri sejak 600 tahun lalu dan sampai dengan sekarang masih berdiri kokoh di tengah-tengah masyarakat Kota Cirebon.

“Keraton Kasepuhan di samping situs sejarah peninggalan Sunan Gunung Jati sekarang Keraton sebagai tempat belajar para santri, siswa/siswi Mahasiswa guna mengenal budaya sejarah islam di Cirebon,” katanya.

Mesjid-mesjid bersejarah yang berada di Cirebon masih terawat dengan baik di antaranya masjid Sang Cipta Rasa, Masjid Merah Panjunan, Mesjid Trusmi dan mesjid-mesjid yang lain semuanya masih terawat dan berdiri kokoh. Pada jaman Sunan Gunung Jati  bangun Masjid digunakan untuk sebagai pusat ibadah, pendidikan, sosial budaya, silaturahmi dan tempat berkumpulnya para wali songo untuk mensyiarkan islam di tanah jawa.

Adapun pesan peninggalan Sunan Gunung Jati kepada anak cucu generasi penerus Islam yaitu “Ingsun Titip Tajug Lan Fakir Miskin” yang artinya Saya titip Mushola/Masjid untuk tempat ibadah dan menjaga serta perbanyak bersedekah sama fakir miskin.

“Semoga dengan di adakan kegiatan Festival Tajug dalam Rangka Hari Santri Nasional 2018 akan bermanfaat bagi para santri dan masyarakat pada umumnya,” katanya.

Turut hadir dalam acara ini, Danlanal Cirebon Letkol Mar Yustinus Radiman; Dandim 0614/Kota Cirebon Letkol Inf Heri Rustanto; Kapolres Cirebon Kota AKBP Ronald Ronaldy; Kapolres Cirebon AKBP Hermanto; Penjabat Walikota Cirebon Dedi Taufik.

Kemudian, Rois PBNU KH Miftahull Ahiyar; Ketua PBNU Bidang Mesjid dan Dakwah KH Abdul Manan Gani, peserta Halaqoh Masjid Kesultanan dan Dakwah Islam sekitar 300 orang. (rls/mgn)

About redaksi

Check Also

Korem 063/SGJ Gelar Sosialisasi Bahaya Laten Komunis dan Paham Radikal

Cirebon (wartacirebon.com) – Korem 063/SGJ Menggelar Sosialisasi Pembinaan Antisipasi bahaya Laten Komunis dan Paham Radikal ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *