Saturday , April 4 2020
Home / general / Tiga Penadah Sepeda Motor Curian Lintas Provinsi Diciduk Polres Majalengka

Tiga Penadah Sepeda Motor Curian Lintas Provinsi Diciduk Polres Majalengka

Kepala Polres Majalengka AKBP Mariyono didampingi Waka Polres Majalengka Kompol Hidayatullah memperlihatkan barang bukti kasus penadahan sepeda motor hasil pencurian di Mapolres Majalengka, Kamis (21/2/2019).

Majalengka (wartacirebon.com) – Tiga penadah barang hasil curian berhasil diringkus Sat Reskrim Polres Majalengka. Dari ketiganya berhasil disita sejumlah barang bukti. Mereka kini ditahan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Ketiganya, AS (37) asal Desa/Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka, FH (24) asal Desa Garawangi, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, dan YR (38) asal Desa Mekarsari, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

Kepala Polres Majalengka, AKBP Mariyono didampingi Waka Polres Majalengka Kompol Hidayatullah mengatakan kepolisian mengamankan AS didapat barang bukti sepeda motor berbagai merk dan jenis. Sepeda motor didapat dengan membeli, menggadai atau menukar barang hasil kejahatan.

Barang buktinya, lanjut Kapolres sepeda motor Yamaha NMAX, Yamaha Mio, Honda Scoopy Hitam dan Honda Scoopy putih. Kemudian dilakukan pengembangan dan diketahui AS mendapatkan sepeda motor dari tersangka lainnya, FH dan YR.

FH dan YR, lanjutnya ditangkap di dalam rumahnya masing-masing. Dari ketiga pelaku tersebut didapat barang bukti sepeda motor sebanyak 17 unit berbagai merk dan jenis.

“Sepeda motor didapat dengan cara Cash On Delivery (COD) yang tidak dilengkapi dengan bukti-bukti yang sah yang kemudian sepeda motor tersebut dijual kembali kepada orang lain dengan maksud dan tujuan untuk mengambil keuntungan,” kata Kapolres.

Tersangka, lanjut Kapolres perjual belikan sepeda motor kepada pembeli ke daerah wilayah Kabupaten Majalengka sampai dengan Kabupaten Blitar Jawa Timur rata rata para tersangka mendapatkan keuntungan kisaran Rp 300 ribu – Rp 500 ribu per motor.

Kapolres menyebutkan tersangka sudah melakukan kejahataan sejak pertengahan tahun 2017 sampai dengan sekarang dan ketika menjual sepeda motor tersangka melepas plat nomor polisi asli dengan plat nomor polisi bukan diperuntukannya.

“Diganti plat nomor polisi dengan maksud agar tidak terlacak pemilik sepeda motor asli ataupun leasing,” katanya. Tersangka dijerat dengan Pasal 480 KUHPidana tentang penasaran barang curian dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (MGN)

About redaksi

Check Also

Danrem Kunjungi Posko Penanggulangan Bencana Terpadu di Kabupaten Karawang

KARAWANG (wartacirebon.com) –¬†Setelah ditetapkan Pemkab Karawang status Tanggap Darurat Bencana Alam, tidak hanya Banjir tetapi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *