Thursday , April 2 2020
Home / general / Pengedar Narkotika Jaringan Napi Lapas Cipinang & Lapas Gintung Diciduk Polisi

Pengedar Narkotika Jaringan Napi Lapas Cipinang & Lapas Gintung Diciduk Polisi

Kepala Polres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy didampingi Kepala Sat Narkoba Polres Cirebon Kota, AKP Yaser Arafat memperlihatankan barang bukti sabu di Mapolres Cirebon Kota, Selasa (5/3/2019).

Cirebon (wartacirebon.com) – Pengedar narkotika jenis sabu dengan pengendali narapidana (napi) Lapas Cipinang, Jakarta, SO (39) dan Lapas Gintung, Cirebon, IS (36) diringkus Sat Narkoba Polres Cirebon Kota. Sekitar 200 orang pun diselamatkan dari bahaya narkotika.

Kepala Polres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy mengatakan SO masuk dalam jaringan pengedar sabu setelah berkenalan dengan napi Lapas Cipinang, W melalui media sosial (medsos) facebook (FB).

Mereka, lanjut mantan penyidik KPK tersebut, berkomunikasi melalui sambungan telepon. SO kemudian membeli sabu dengan cara uang ditransfer. Setelah itu, barangnya di tempel kurir yang merupakan suruhan napi Lapas Cipinang di suatu tempat yang telah ditentukan oleh W.

“SO lalu mengambil sabu. Sabu diedarkan di Cirebon. Tersangka sudah empat kali pesan sabu,” kata AKBP Roland Ronaldy didampingi Kasat Narkoba, AKP Yaser Arafat di Mapolres Cirebon Kota, Selasa (5/3/2019).

Masyarakat yang mengetahui, lanjut Kapolres kemudian laporan polisi. Tak lama, Sat Narkoba Polres Cirebon Kota menangkap SO di rumahnya. “Tersangka edarkan sabu ke semua kalangan. Dari SO disita sejumlah barang bukti,” jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan selain tangkap SO, juga IS. Namun, IS masuk sebagai pengedar sabu jaringan Lapas Gintung, Kabupaten Cirebon. Cara mendapatkan sabu sama dengan SO. Tak lama, bisnis haram IS berhasil diungkap kepolisian.

IS, lanjut Kapolres ditangkap di kosannya di Jalan Malabar, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Saat ditangkap, didapat barang bukti empat gram sabu.

“Tersangka sempat buang sabu sekitar 10 gram di WC untuk menghilangkan barang bukti,” kata Kapolres.

Kapolres menyebutkan tersangka sudah melakukam empat kali transaksi dengan sekali transaksi Rp40 juta. Tersangka tiap gramnya dapat untung Rp200 ribu.

“Sabu diedarkan di Cirebon, sama juga seperti SO, untuk semua kalangan,” kata Kapolres.

Selain tangkap SO dan IS, kata Kapolres, juga tangkap 11 pengedar narkoba lainnya. Akan tetapi, 11 tersangka tersebut bukan jaringan SO dan IS.

“Januari hingga Februari tangkap 13 tersangka. Kami berhasil selamatkan 200 orang dari bahaya narkotika,” kata Kapolres.

Kapolres menyampaikan para tersangka dijerat Pasal 112 Jo Pasal 114 Jo Pasal 127 Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (MGN)

About redaksi

Check Also

Danrem Kunjungi Posko Penanggulangan Bencana Terpadu di Kabupaten Karawang

KARAWANG (wartacirebon.com) –¬†Setelah ditetapkan Pemkab Karawang status Tanggap Darurat Bencana Alam, tidak hanya Banjir tetapi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *