Friday , December 13 2019
Home / Hukum / Berkolaborasi Dengan IRT, Tiga Satpam Majalengka Mencuri di Tempat Kerja

Berkolaborasi Dengan IRT, Tiga Satpam Majalengka Mencuri di Tempat Kerja

Kapolres Majalengka AKBP Mariyono didampingi Wakapolres Majalengka Kompol Hidayatullah dan Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP M Wafdan Muttaqin memperlihatkan barang bukti disita dari tiga satpam yang nekat mencuri di tempat kerjanya, Rabu (17/7/2019).

Majalengka (wartacirebon.com) – Bak pepatah pagar makan tanaman. Itu yang dilakukan YS (38), AY (35) dan AA (34). Bukannya jaga Gudang Ewaste PT. TLI di Desa Banjaran, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, mereka malah nekat bobol perusahaan tersebut.

Satpam PT TLI yang merupakan warga Desa Rancaputat dan Desa Banjaran, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, ini beraksi dengan NN, warga Cirebon. Selain itu, barang curian dijual kepada Ibu Rumah Tangga (IRT), DR (40), warga Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon.

Kepala Polres Majalengka, AKBP Mariyono didampingi Waka Polres Majalengka, Kompol Hidayatullah dan Kasat Reskrim AKP M Wafdan Muttaqin mengatakan tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau curat komponen PCB Mother Bord di PT. TLI, Rabu, 29 Mei 2019 sekitar pukul 10.00 wib.

Pencurian diketahui saat Agus (43), bagian produksi diperintahkan oleh HO Pusat untuk memproses pemilihan PCB Mother Bord. Setelah dilakukan proses pemilahan ternyata isi PCB Mother Bord yang berada di dalam jumbo back sudah tidak ada.

“Di dalam jumbo back tersebut diisi dengan yang lain yaitu kepingan PCB dari pengepul sudah ada di dalam karung. Akhirnya, Agus memberitahu Sumadi dan Ahmad. Agus kemudian diperintahkan untuk melakukan pengecekan secara global,” katanya.

Dari hasil pengecekan keseluruhan, lanjutnya ternyata benar PCB Mother Bord yang di simpan di tempat jumbo back telah hilang sebanyak 15 ton. Kejadian yang mengakibatkan kerugian Rp900 juta dilaporkan kepada Polres Majalengka.

Setelah menerima laporan tindak pidana pencurian ini, kata Kapolres, Sat Reskrim melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi – saksi guna mencari informasi pelaku. Didapatkan informasi, YS, satpam sering mengeluarkan barang tanpa seijin PT. TLI.

Akhirnya, lanjut Kapolres, pada Minggu, 14 Juli 2019 sekira jam 02.30 wib dilakukan penangkapan terhadap YS di Jalan Raya Cirebon-Bandung tepatnya depan PT.TLI, masuk Desa Banjaran, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka.

“Setelah diinterogasi ternyata benar YS mengakui perbuatannya tersebut dan sudah enam kali. Perbuatannya tidak dengan seorang diri yaitu bersama – sama dengan beberapa rekannya sewaktu piket di PT TLI yang sama – sama satpam,” kata Kapolres.

Kemudian, kata Kapolres, Senin, 15 Juli 2019 sekitar jam 01.00 dilakukan penangkapan AA dan AY di rumahnya masing-masing. Penyidik bergeser ke rumah ibu rumah tangga (IRT), DR selaku penandah di Desa/Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon.

“Di rumah DR, penyidik mendapati beberapa barang curian,” katanya. Para pelaku dan barang bukti dibawa ke Sat Reskrim Majalengka untuk proses sidik lebih lanjut. Kini, mengejar NN, asal Cirebon. NN sudah masuk daftar pencarain orang (DPO).

YS, AY dan AA, kata Kapolres dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan ancaman tujuh tahun penjara dan DR dijerat Pasal 480 KUHPidana tentang penadahan barang curian dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (WC-01)

About redaksi

Check Also

Kapolres Majalengka Beri Penghargaan Personil Berprestasi Saat Momen Hari Sumpah Pemuda

MAJALENGKA (wartacirebon.com) -Memperingati hari Sumpah pemuda ke 91 tahun 2019, Kapolres Majalengka AKBP Mariyono sekaligus memberikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *