Monday , October 14 2019
Home / Hukum / Puluhan Korban Keracunan Makanan Memadati Puskesmas Rajagaluh

Puluhan Korban Keracunan Makanan Memadati Puskesmas Rajagaluh

Kapolsek Rajagaluh AKP Jaja Gardaja sedang mengecek korban keracunan makanan di Puskesmas Rajagaluh, Rabu (18/9/2019).

Majalengka (wartacirebon.com) – Sebanyak 44 orang terpaksa dilarikan ke Puskesmas Rajagaluh. Mereka berusia 2 tahun hingga 65 tahun dibawa ke pukesmas karena diduga keracunan nasi wuduk, nasi kuning, soto dan gorengan yang disantapnya.

Kepala Polres Majalengka AKBP Mariyono melalui Ps Paur Sub Bagian Humas, Aipda Riyana mengatakan warga awalnya beli makanan berupa nasi wuduk, nasi kuning, soto dan gorengan yang dijual para penjaja makanan secara keliling di daerahnya.

Makanan dijual secara keliling tersebut, lanjutnya merupakan titipan MY alias YN (35), warga Desa Rajagaluh Kidul, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka. Kegiatan tersebut sudah berjalan selama bertahun – tahun.

“Usai menyantap makanan yang dibeli warga, tiba-tiba mereka merasakan gejala pusing – pusing, mual – mual dan muntah – muntah. Mereka selanjutnya dibawa ke Puskesmas Rajagaluh untuk berobat,” jelasnya.

Begitu di puskesmas, katanya warga diberi pertolongan medis oleh dokter. Dari 44 warga, hanya 22 orang dirawat di Puskesmas Rajagaluh dan sisanya atau 22 orang rawat jalan bisa pulang lagi ke rumah.

“Hasil pemeriksaan, pihak Puskesmas Rajagaluh membenarkan kejadian menimpa 44 orang adalah keracunan makanan. Namun, untuk mamastikan sudah kirim contoh makanan dan muntahan salah satu korban ke laboratorium,” jelasnya.

Untuk hasil tes laboratorium terhadap makanan dan muntahan salah satu korban, paparnya menunggu 14 hari ke depan. Kasus keracunan tersebut dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Rajagaluh. (WC-01)

About redaksi

Check Also

Hendak Edarkan Upal di Cirebon, Dua Warga Jakarta Diciduk di Hotel

Cirebon (wartacirebon.com) – Dua orang ditangkap karena diduga akan mengedarkan uang palsu (upal) di Cirebon, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *