Friday , November 15 2019
Home / Hukum / Dua Kali Diperkosa Ayah Tiri, Remaja Cantik Hamil Enam Bulan

Dua Kali Diperkosa Ayah Tiri, Remaja Cantik Hamil Enam Bulan

Majalengka (wartacirebon.com) – Bejad. Itu kata yang tepat buat DD. Pria berusia 55 tahun itu bejad karena diduga memperkosa anak tirinya, sebut saja Cinta. Remaja usia 15 tahun itu pun kini hamil enam bulan.

Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, didampingi Kasat Reskrim, AKP M Wafdan Muttaqin mengatakan, tersangka diketahui merupakan warga Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka.

Kejadian, katanya sekitar Maret 2019, sekira pukul 22.00 WIB, saat itu korban tengah tidur di dalam kamar rumahnya. Tersangka melihat rok korban tersingkap lalu masuk ke kamar korban.

Setelah itu, langsung memaksa korban melakukan persetubuhan selayaknya suami istri. “Ternyata nafsu bejad tersangka kembali terulang kedua kalinya,” katanya.

Kejadian kedua, katanya awal April atau dua minggu setelah kejadian yang pertama. Korban tak cerita sama orangtuanya. Keluarga mengetahui korban hamil, setelah mendapat laporan dari pihak sekolah.

Saat itu, katanya orangtua korban dapat laporan kalau korban sakit dan setelah dicek ternyata korban sudah hamil enam bulan.

“Setelah korban dipaksa untuk berkata jujur, akhirnya korban mengakui telah disetubuhi ayah tirinya,” jelasnya.

Merasa tidak terima, lanjutnya sang ibu korban melaporkan ke Sat Reskrim Polres Majalengka.

“DD berhasil kami amankan di rumahnya dan digelandang ke Mapolres Majalengka untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.

Tersangka, katanya dijerat Pasal 81 atau 82 UU RI No 17 tahun 2016, tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002, tentang perlindungan anak, dengan ancaman 15 tahun penjara. (Rls/WC-01)

About redaksi

Check Also

Kunjungi Dua Perguruan Tinggi, Kapolres Ajak Civitas Akademika Jaga Kamtibmas Indramayu

INDRAMAYU (wartacirebon.com) Kepala Polres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki melakukan silaturahmi ke Universitas Wiralodra, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *