Saturday , January 18 2020
Home / general / JPU Tuntut Dua Pembunuh Santri 13 Tahun Penjara dan Denda Satu Miliar Rupiah

JPU Tuntut Dua Pembunuh Santri 13 Tahun Penjara dan Denda Satu Miliar Rupiah

Dua terdakwa kasus pembunuhan santri menjalani sidang dengan agenda tuntutan di PN Kota Cirebon, Selasa (17/12/2019).

CIREBON (wartacirebon.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut YS alias Acil dan RM alias Nono denda masing-masing satu miliar rupiah.

Keduanya dituntut karena melakukan pembunuhan terhadap Muhammad Rozien (17), santri asal Kalimantan Selatan (Kalsel) di Jalan DR Cipto MK, Kota Cirebon, Jumat (6/11/2019).

Selain dituntut denda satu miliar rupiah, jaksa juga menutut YS alias Acil dengan penjara 13 tahun dan 10 tahun penjara untuk RM alias Nono.

Mereka dituntut JPU saat sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di ruang Sidang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Kota Cirebon, Jawa Barat, Selasa (17/12/2019).

Sidang keduanya berjalan selama 1,5 jam dari pukul 10.30 wib-12.00 wib dipimpin Aryo Widiatmoko SH MH dan JPU, Suryaman Tohir SH.

Persidangan akan dilanjutkan dengan agenda pembelaan kedua terdakwa yang akan dibacakan Suparman, pengacara dari LBH Pancaran Hati, Rabu (31/12/2019).

Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland Ronaldy mengatakan YS alias Acil dan RM alias Nono sampai ke persidangan setelah ditangkap jajarannya karena menusuk korban hingga meninggal dunia.

“Merupakan keberhasilan Polres Cirebon Kota dalam menangkap pelaku penusukan santri kurang dari 24 jam. Polres Cirebon Kota akan selalu mengawal jalannya persidangan,” katanya.

Kedua terdakwa sampai di meja hijau, berawal saat Muhammad Rosyid bersama QG habis dari Gramedia. Mereka kemudian nyebrang jalan dan duduk di trotoar depan Bank Mandiri Syariah, Jumat (6/11/2019) malam.

Tiba-tiba, datang YS alias Acil dan RM alias Nono berboncengan dengan menggunakan sepeda motor Yamaha ZR warna putih hitam langsung menghampiri korban dan QG.

Pelaku kemudian turun dari sepeda motor dan menodongkan senjata tajam (sajam) berupa satu bilah pisau. QG lalu berdiri dan jalan menuju Waroeng Steak dengan maksud untuk meminta tolong.

Ketika kembali ke korban, saksi lihat korban telah mengalami luka tusuk pada bagian dada sebelah kanan mengeluarkan banyak darah. Korban dibawa ke RS Gunung Jati dan akhirnya meninggal dunia. (WC-01)

About redaksi

Check Also

Pelanggaran Lalu Lintas di Majalengka Bakal Terekam CCTV

MAJALENGKA (wartacirebon.com) – Kepolisian Resor Majalengka, Jawa Barat bersama Dinas Perhubungan Majalengka melakukan pemasangan jaringan internet untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *