Thursday , February 27 2020
Home / Ekonomi / Dikontrak Kerja Dua Tahun di Polandia, 16 CPMI Dilepas Disnaker Kota Cirebon

Dikontrak Kerja Dua Tahun di Polandia, 16 CPMI Dilepas Disnaker Kota Cirebon

Kepala Disnaker Kota Cirebon Agus Sukmanjaya saat melepas 16 CPMI yang akan berangkat ke Polandia di kantornya, Sabtu (8/2/2020).

CIREBON (wartacirebon.com) – 16 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari PT Ifan Margatama yang akan kerja dengan kontrak dua tahun di Polandia dilepas Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya mengatakan 16 CPMI yang berangkat ke Polandia, tak satu pun yang berasal dari Kota Cirebon.

“Jika ada dari Kota Cirebon, kami tentunya memberikan pelatihan bahasa Inggris dan Jepang. Ini upaya dinas kami mensubsidi bagi CPMI yang akan ke luar negeri,” katanya di kantornya, Sabtu (8/2/2020).

Ia melepas CPMI karena kantor pusat PT Ifan Margatama berada di Kota Cirebon. Perusahaan ini, adalah salah satu dari dua perusahaan yang kantor pusatnya berada di Kota Cirebon.

“Peluang kerja di Polandia masih banyak. Kebutuhannya 1.000 orang lebih, tapi di bagi perusahaannya. Negara lain, Jerman, Belanda pun butuh tenaga kerja,” jelasnya.

Tenaga kerja yang dibutuhkan, kata Agus, fokus di bidang manufaktur dan kesehatan. “Tidak ada alasan anak-anak kita nganggur. Kita hanya kelebihan usia produktif, sehingga peluang kerja terbatas,” katanya.

Selain itu, anak muda ingin instan. Hari ini kerja dan hari juga dapat uang. Makanya memilih menjadi pa ogah, dan PKL. “Namun, untuk masa depan yang lebih baik harus ada yang dikobankan,” katanya.

Agus pun berpesan buat CPMI agar istiqomah dengan pilihan yang dibuat, selesikan kontrak dan kewajibannya, setelah itu silakan jika mau pilihan yang lain.

“Ke sana bukan hura-hura atau pelesiran, tapi tanggungjawab untuk istri, anak dan orangtua. Penghasilan dan pengalaman di luar negeri harus jadikan modal untuk menjadi wirausaha,” pintanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Ifan Margatama, Cusi Cuslia menambahkan perusahaan memberangkatkan CPMI diutamakan yang berusia antara 20 hingga 49 tahun mampu berbahasa Inggris.

“CPMI diprioritaskan juga yang sudah punya pengalaman bekerja di luar negeri. Untuk ke Polandia, mereka yang pernah bekerja ke Korea dan Taiwan,” katanya.

Sebab, katanya tempat mereka kerja, perusahaan yang membuka pabrik di Polandia. Di antaranya, Samsung, LG, Kia, dan Hyundai. “Ini pemberangkat perdana ke Polandia,” ucapnya.

Tiap minggu, tambahnya akan kirim CPMI. Saat ini yang sudah siap visa ada 194. “Kebutuhan banyak, kuota sesuai kerja sama dengan agensi. Perusahaan kami kuotanya 300 hingga 500 orang,” jelasnya.

Perusahaan, jelasnya koordinasi terus dengan agensi, pemerintah Indonesia dan negara penempatan terkait kondisi tenaga kerja.

“Minat kerja keluar negeri tinggi, karena ada kepastian pendapatan, tidak habis untuk kebutuhan sehari-hari seperti di Indonesia,” jelasnya. (WC-01)

About redaksi

Check Also

Kapolres Indramayu Bersama Taufik Hidayat Meninjau Banjir di Dua Desa

INDRAMAYU (wartacirebon.com) – Hujan deras di wilayah Kabupaten Indramayu membuat beberapa titik mengalami banjir. Bahkan, ada warga ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *