Friday , June 5 2020
Home / Hukum / Sempat Mengelak, Pelaku Pembalakan Liar Diringkus Sat Reskrim Polres Majalengka

Sempat Mengelak, Pelaku Pembalakan Liar Diringkus Sat Reskrim Polres Majalengka

Kapolres Majalengka AKBP Bismo saat jumpa pers kasus pembalakan liar di Mapolres Majalengka, Kamis (27/2/2020).

MAJALENGKA (wartacirebon.com) – KR (43) warga asal Kabupaten Cirebon digelandang Sat Reskrim Polres Majalengka karena mengangkut kayu tanpa Surat Keterangan Sah Hasil Hutan (SKSHH), Kamis (13/02/2020) pukul 17.00 WIB.

“Selanjutnya pelaku Illegal Logging dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Sat Reskrim dan barang bukti diamankan di Mako Polres Majalengka,” kata Kapolres Majalengka AKBP. Bismo Teguh Prakoso didampingi Kasat Reskrim AKP M.Wafdan Muttaqin di Mapolres Majalengka, Kamis (27/02/2020).

Barang bukti yang diamankan 50 batang kayu jenis sonokeling berbagai ukuran dan satu unit kendaraan truk dengan No. Polisi : E 8926 KD, merk Mitsubishi, jenis light truk, warna kuning berikut STNK dan kunci kontak.

Terungkapnya kasus pencurian kayu ini, bermula dari laporan petugas Polhut Perum Perhutani Kabupaten Majalengka, sempat mencurigai adanya kendaraan truk yang mengangkut kayu.

Mendapat laporan, selanjutnya polisi langsung melakukan penyelidikan ke TKP yang berlokasi di Jalan Raya Leuwimunding – Sumberjaya Desa Parung Jaya Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka.

Sempat mengelak saat diberhentikan kemudian terjadi kejar-kejaran antara polisi dengan pencuri kayu tersebut.

“Pelaku tidak berhenti kemudian dikejar dan berhenti, selanjutnya pelaku dipaksa turun pada saat turun pelaku melarikan diri dan meninggalkan kendaraan truk beserta isinya yang memuat kayu sonokeling,” katanya.

Tidak menunggu waktu lama polisi berhasil mengungkap identitas pelaku dan pada hari senin tanggal 24 Februari 2020 diamankan.

Hasil penyelidikan lebih lanjut pelaku mengangkut kayu sonokeling berasal dari kawasan hutan Blok Curug Gentong Perak 25 G RPH Kepuh BPKH Ciwaringin KPH Majalengka.

Pelaku dijerat pasal 83 UU RI No. 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan dan pelaku diancam dengan ancaman 5 tahun dan denda 500 juta rupiah sampai 2,5 miliar rupiah,” pungkasnya. (WC-01)

About redaksi

Check Also

Diduga Geng Motor, 15 Remaja Diamankan Sat Sabhara Polres Majalengka

MAJALENGKA (wartacirebon.com) – Diduga akan bertindak kriminal sejumlah anggota geng motor asal Cirebon diamankan jajaran ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *