Saturday , June 6 2020
Home / Ekonomi / SBI Mampu Meningkatkan Volume Penjualan Semen dan Terak Saat Pandemi Covid-19

SBI Mampu Meningkatkan Volume Penjualan Semen dan Terak Saat Pandemi Covid-19

Kinerja SBI tetap prima meskipun saat pandemi Covid-19/foto: Istimewa

JAKARTA (wartacirebon.com) – Kinerja PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) tetap prima dipriode kuartal I tahun 2020 meski perekonomi nasional tengah tertekan akibat pandemi Covid-19.

SBI mampu mencatat peningkatan volume penjualan semen dan terak 5,78 persen menjadi 2,84 juta ton jika dibandingkan periode sama tahun lalu yang tercatat 2,69 juta ton.

Peningkatan volume penjualan semen tersebut tak terlepas dari sinergi yang kuat dan penerapan koordinasi untuk mengamankan pasokan selama pandemi Covid-19.

Meski volume penjualan semen dan terak domestik turun 1,41 persen. Namun, volume penjualan ekspor meningkat mencapai 180,93 persen dibandingkan dengan kuartal I/2019.

Peningkatan volume penjualan berkontribusi pada peningkatan pendapatan perusahaan Rp2,46 triliun atau naik 4,88 persen dari Rp2,35 triliun pada kuartal 1/2019.

Laba kotor SBI pun meningkat 35,70 persen menjadi Rp666 miliar. Program-program efisiensi dan sinergi berhasil menurunkan beban pokok pendapatan serta beban distribusi dan penjualan masing-masing 3,26 persen dan 9,65 persen.

Sehingga EBITDA meningkat 47,62 persen menjadi Rp398 miliar dan laba sebelum bunga dan pajak penghasilan meningkat 149,45 persen menjadi Rp296 miliar.

Capaian ini membantu SBI membalikkan keadaan dari kerugian pada kuartal pertama tahun 2019, menjadi laba sebesar Rp68 miliar pada kuartal pertama tahun ini.

SBI mencatatkan kinerja positif yang cukup konsisten sejak bergabung dengan SIG pada awal tahun 2019.

“Kami prediksi kinerja bisnis di kuartal kedua tahun ini akan mengalami tekanan berat karena dampak pandemi Covid-19, khususnya untuk pasar ritel. Kami mengapresiasi langkah pemerintah yang memberikan prioritas operasional bagi sektor-sektor strategis termasuk bahan bangunan, sehingga proyek-proyek infrastruktur masih tetap dapat berjalan walaupun melambat dan kita harap dapat membantu perekonomian untuk cepat pulih setelah pandemi berakhir,” tutur Aulia Mulki Oemar, Presiden Direktur, dalam rilisnya.

Dorong Investasi Global Untuk Pertumbuhan

Pada Selasa, 21 April 2020 lalu, SBI dan SIG selaku induk perusahaan menandatangani nota kesepahaman dengan Taiheiyo Cement Corporation (TCC), untuk menjalin kerja sama strategis terkait investasi TCC di SBI dan peluang perluasan pasar global melalui TCC.

Kesepakatan kerja sama ini juga menjadi bagian dari kewajiban refloat saham SBI setelah Mandatory Tender Offer (MTO) yang dilakukan pada tahun 2019 lalu.

Rencana kerjasama strategis SIG dan TCC merupakan bagian dari strategi SIG dalam mewujudkan visi sebagai penyedia solusi bahan bangunan terbesar di regional.

Selain perluasan pasar, kerjasama strategis ini juga membuka peluang bagi kedua belah pihak dalam penelitian produk dan pengembangan teknologi sehubungan dengan kegiatan usaha masing-masing perusahaan.

Dengan persamaaan nilai dan model bisnis yang berkelanjutan, kerjasama antar perusahaan akan meningkatkan kapabilitas sebagai perusahaan berstandar global. (rls/WC-01)

About redaksi

Check Also

Serdik Peduli Ditengah Pandemi, Salurkan Nasi Kotak Untuk Pondok Yatim

BANDUNG (wartacirebon.com) – Suasana bulan suci Ramadhan tahun 2020 ini sangat berbeda jika dibandingkan pada ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *