Hadapi Pandemi Covid-19, Menaker Galang Dukungan ASEAN OSHNET

oleh -1 views

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. (Foto: Istimewa)

MEDAN TOP – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menggalang dukungan
ASEAN Occupational Safety and Health Network (ASEAN-OSHNET) atau Jejaring
Keselamatan dan Kesehatan Kerja negara-negara anggota ASEAN dalam menghadapi
dampak pandemi Covid-19, terutama di sektor ketenagakerjaan.

“Keberadaan ASEAN OSHNET memiliki banyak potensi dalam
menciptakan dan melakukan berbagai aktivitas untuk berkontribusi dalam 
upaya pemulihan dari kondisi pandemi ini,” kata Menaker Ida pada acara Workshop
On The Prevention And Control Of Covid-19 At The Workplace For Sustainable
Business
secara hybrid meeting di Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Ida mengatakan, untuk menanggulangi dampak Covid-19,
terutama di sektor ketenagakerjaan, Kemnaker terus berkomitmen untuk membangun
lingkungan tempat kerja yang aman dan nyaman untuk pekerja di Indonesia. Hal
ini juga untuk memastikan keamanan bekerja bagi pekerja di Indonesia,
sebagaimana telah diatur dalam pernyataan bersama ALMM ke-26 Komunike dan juga
ALMM Plus Tiga ke-11.

“Saya percaya kolaborasi dari mitra ini menjadi
kesempatan besar untuk memperkuat kerja sama guna pemulihan yang terus
berlanjut yang dilakukan bersama-sama negara-negara ASEAN dalam mencegah dan
mengendalikan penyebaran COVID-19 di tempat kerja untuk keberlanjutan bisnis di
wilayah ASEAN,” kata Menaker Ida.

“Saya juga mendorong kerjasama ASEAN OSHNET dalam membangun
daya saing, ketahanan, dan peningkatan kompetensi Pekerja ASEAN untuk Pekerjaan
di masa depan, dan juga bersama-sama menghadapi dampak buruk dari potensi
pandemi, krisis ekonomi atau alam bencana di masa depan,” kata Menaker Ida.

Dirjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker, Haiyani Rumondang,
mengatakan, workshop ini bertujuan memberikan kesempatan kepada negara
anggota ASEAN untuk berbagi informasi dan pengalaman tentang pencegahan dan
pengendalian penyebaran Covid-19 di tempat kerja.

“Momen ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya sebagai
upaya meningkatkan kerja sama yang erat antara negara-negara anggota ASEAN dan
mitra ASEAN dengan mengedepankan semangat kebersamaan, khususnya di bidang
keselamatan dan kesehatan kerja,” kata Haiyani.

Workshop ini menghadirkan pembicara dari  seluruh ASEAN
OSHNET, ASEAN + 3 Country (Jepang, Cina dan Korea), Statistical, Economic and
Social Research and Training Center for Islamic Countries (Sesric), dan
ILO,  dan diikuti oleh pemangku kepentingan dari negara ASEAN, Pejabat Tinggi
Kementerian Ketenagakerjaan, Dinas Ketenagakerjaan tingkat Provinsi, dan
perusahaan serta pemangku kepentingan terkait.  

Hadir sebagai pembicara utama ASEAN OSHNET Chair; Deputy
Director General of Labour Management; Ministry of Labour and Social Welfare of
Lao PDR, Khamphat Onlasy; dan Deputy Secretary General of ASEAN Socio-Cultural
Community, Kung Phoak. (RED03)

 

 

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *