Kadisnaker Sumut : Minimal Pekerja Bisa Hidup Semi Layak Lah!

oleh -35 views

Penyerahan Safety Corona Kit dari BPJAMSOSTEK kepada Hotel Adi Mulia Medan, Senin (1/2/2021).


MEDAN TOP
 – Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Sumatera Utara (Sumut), Burhanuddin Siagian menyampaikan keinginannya untuk menubah mindset instansinya menjadi aktivis pekerja, perwakilan pemerintah. Dengan begitu, bisa memberikan pelayanan terbaik kepada pekerja di Sumut sehingga akan mempengaruhi kesejahteraan pekerja di Sumut.

Pernyataan ini diungkap Burhanuddin Siagian dalam kegiatan penyerahan Safety Corona Kit dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK kepada pekerja Hotel Adi Mulia, Medan, Senin (1/2/2021).

“Saya ingin dibawa kepemimpinan saya, mindset instansi berubah menjadi aktivis pekerja perwakilan pemerintah. Minimal bisa hidup semi layaklah para pekerja. Kedepannya kita perjuangkan agar pekerja di Sumut punya kehidupan yang layak,” katanya.

Karenanya, dia menyambut baik program BPJAMSOSTEK yang hadir untuk melindungi pekerja. Burhanuddin berharap semua perusahaan di Sumut mendaftarkan pekerjanya menjadi anggota BPJAMSOSTEK, karena kata dia, progam yang hadir sangat melindungi  pekerja.

Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Panji Wibisana menjelaskan sesuai instruksi Menteri Ketenagakerjaan, BPJAMSOSTEK selaku pelindung tenagakerja harus menggiatkan tiga zero, zero accident, zero Pelanggaran Norma dan Zero Pengadilan Hubungan Industri (PHI). Karenanya, sambung dia, BPJAMSOSTEK kembali menggiatkan perlindungan tenaga kerja dengan penyerahan Safety Corona Kit ke perusahaan mitra di wilayah kerja. “Penyerahan ini juga dalam rangka memperingati Bulan K3 ( Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Nasional tahun 2021,” terangnya.

Panji menambahkan BPJAMSOSTEK selaku lembaga negara yang ditunjuk pemerintah melindungi pekerja berperan untuk mengurangi dampak dari pandemi corona. “Kehidupan mesti terus berjalan, kita harus tetap bekerja, maka New Normal harus menjadi kebiasaan baru dalam bekerja dengan mentaati protokol kesehatan,” terang Panji.

Panji berharap, Adi Mulia setelah menerima bantuan safety kit dapat disalurkan kepada pekerjanya agar dapat beraktifitas dengan mentaati protokol kesehatan. Dia juga berharap Hotel Adi Mulia di Medan tidak melakukan pengurangan karyawan akibat dampak pandemi corona. Kalaupun ada dapat diselesaikan dengan baik tanpa harus melalui PHI.

Anna Lim, Manager Operasional Hotel Adi Mulia Medan mengatakan pihaknya terus berupaya melakukan K3 dalam melaksanakan aktivitas mereka terutama saat pademi corona ini. “Saya berterima kasih dan akan meneruskan bantuan BPJS ketenagakerjaan ini kepada pekerja kami dan menekankan tetap mematuhi protokol kesehatan selama bekerja” pungkasnya. (RED04)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *