Peningkatan Penduduk Miskin Sumut Akan Berlanjut

oleh -7 views

Ilustrasi potret kemiskinan. (foto : istimewa)


MEDAN TOP
 – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jumlah
penduduk miskin nasional. Dari data, persentase penduduk miskin Sumut tampak
mengalami peningkatan.

Jika membandingkan antara Maret 2020 dengan September 2020. Persentasenya
meningkat dari 8.75%, di September menjadi 9.14%. “Artinya memang mengalami
kenaikan yang cukup tinggi. Karena hanya berselang sekitar 6 bulan saja,” ucap
ekonom Sumut, Gunawan Benjamin, Selasa (16/2/2021).

Penambahan penduduk miskin di Maret 2021, sambungnya, angkanya
berpeluang naik lagi. Lantaran. pandemi memang telah merusak sendi-sendi
perekonomian. Yang memicu terjadinya penambahan angka pengangguran termasuk
masyarakat miskin. “Persoalan kian buruk disaat terjadi penambahan angkatan
kerja, namun justru penyerapan tenaga kerja mengalami penurunan,” tutur dia.

Menurut Gunawan, penambahan angkatan kerja ditambah dengan
penambahan angka pengangguran akan merusak tatanan sosial ekonomi masyarakat,
khususnya di Sumut. “Dan sangat disayangkan, selama tahun 2020 semua aktivitas
ekonomi di banyak sektor mengalami penurunan kinerja,” terangnya.

Kata dia, baik dari sisi permintaan maupun penawaran
semuanya negatif. Konsumsi rumah tangga yang menyumbang lebih dari 50 persen
pertumbuhan ekonomi Sumut, -2.98 selama tahun 2020. Dan selebihnya seperti
konsumsi pemerintah, Investasi, Ekspor Impor, Industri, Perdagangan, Konstruksi
mengalami penurunan. “Hanya pertanian dan Real Estate yang mampu tumbuh, itupun
mengalami perlambatan yang sangat serius,” jelas dosen Universitas Islam Negeri
(UIN) Sumut ini.

Jadi, lanjut dia, motor penggerak ekonomi Sumut habis.
Semuanya mengalami kontraksi. Dan tahun 2021 justru diawali dengan langkah
pembatasan sosial atau yang dikenal dengan istilah PPKM. “Jadi awal tahun kita
dihadapkan dengan perlambatan ekonomi yang sama. Dan disaat ini justru
kondisinya kian buruk seandainya PPKM ini berlangsung untuk waku yang lebih
lama,” terangnya. (RED04)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *