Seorang Ayah di Toba Cabuli Putri Kandung Selama 3 Tahun

oleh -3 views

 

Seorang ayah tega cabuli putri kandungnya sendiri. (Foto: Istimewa)

MEDAN TOP – Seorang ayah di
Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut) berinisial TN (44) tega mencabuli putri
kandung sendiri yang masih berusia 9 tahun. Bahkan aksi bejat itu dilakukannya
lebih dari 10 kali. Namun tindakan TN baru terungkap setelah ibu korban melihat
langsung anaknya dicabuli di rumah pada 21 Desember 2020 lalu.

“Tak terima dengan
perlakuan suami, ibu korban pun melaporkan kasus itu ke polisi pada 24 Desember
2020. Kami kemudian langsung melakukan proses penyelidikan dan penyidikan dalam
perkara ini,” kata Kasat Reskrim Polres Toba, AKP Nelson Sipahutar, Selasa
(23/2/2021) siang.

Nelson menjelaskan,
dari penyelidikan yang dilakukan, korban mengaku sudah dicabuli ayahnya sejak
tahun 2018 hingga terakhir kali 21 Desember 2020.

“Menurut pengakuan
korban perbuatan itu sudah lebih dari 10 kali. Ini dilakukan tersangka pada
saat istrinya tidak berada di rumah,” jelasnya.

Akan tetapi, pelaku
yang mengetahui dirinya dilaporkan langsung melarikan diri ke Medan. Kemudian,
pada 29 Desember 2020 pelaku bertemu dengan salah satu keluarganya dan dia
beralasan sedang bertengkar dengan istrinya.

Oleh karena itu,
atas saran keluarganya itu, pelaku pun berangkat ke Jakarta demi menghindari
kejaran polisi. Di Jakarta pelaku bekerja menjadi tukang cuci mobil di daerah
Cakung

“Dari informasi yang
kita dapat, tersangka ada di Jakarta Timur. Selama tiga hari kami melakukan
kegiatan di sana dan tersangka bisa kami dapatkan,” terangnya.

Pelaku berhasil
ditangkap Jumat (19/2/2021) di tempat kerjanya tersebut. Saat diinterogasi, dia
pun mengakui semua perbuatannya, sehingga langsung dibawa kembali ke Toba untuk
mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Alasan tersangka
melakukan pencabulan karena tidak cocok dengan istrinya, karena istrinya tak
pernah memberikan kebutuhan biologis,” pungkas Nelson. (KITAKININEWS/ RED03)

 

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *