Timbunan Sampah Naik 30 Persen, Kepala BBKSDA : Bijaklah Pilah Sampah

oleh -3 views

 

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut, Hotmauli Sianturi meminta masyarakat bijak dalam memilah sampah. (foto : istimewa)

MEDAN TOP – Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam
(BBKSDA) Sumut, Hotmauli Sianturi meminta masyarakat bijak dalam memilah sampah.
Pasalnya, selama masa pandemi Covid-19 timbunan sampah meningkat sampai 30
persen.

Timbunan limbah B3 medis ternyata menjadi penyumbang
meningkatnya sampah jika dibandingkan dengan masa normal atau sebelum pandemi
Covid-19.

“Saya imbau kalau membuang sampah masker jangan dibuang
utuh. Harus digunting, karena kalau di buang utuh begitu saja, dikhawatirkan
akan menyangkut ke hewan atau satwa liar,” pinta Hotmauli Sianturi saat
memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2021 di Taman Wisata Alam (TWA)
Sibolangit, Selasa (23/2/2021) kemarin.

Persoalan sampah kata Hotmauli, merupakan persoalan
lingkungan hidup. Karena menyangkut hajat hidup seluruh makhluk. Jadi, masalah
ini, tidak boleh dibiarkan begitu saja. Karena semua pihak bertanggungjawab
untuk mengurangi sampah. Minimal dimulai dari diri sendiri dengan mengurangi
penggunaan plastik.

Namun, untuk mengubah pola pikir dalam mengurangi sampah tak
semudah membalikkan telapak tangan. Butuh waktu dan kampanye yang terus-menerus
agar kebiasaan membuang sampah sembarangan dan mengurangi sampah bisa jadi
gerakan massal.

“Harapan kita, kampanye yang dilakukan ini bisa meningkatkan
kesadaran masyarakat, “imbuhnya.

Sementara itu, Kabid Konservasi Wilayah I, Mustafa Imran
Lubis mengatakan peringatan HPSN yang dilaksanakan di TWA Sibolangit ini
merupakan pelaksanaan HPSN ke-16 dengan tema Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa
Pandemi.

Namun, untuk mengubah pola pikir dalam mengurangi sampah tak
semudah membalikkan telapak tangan. Butuh waktu dan kampanye yang terus-menerus
agar kebiasaan membuang sampah sembarangan dan mengurangi sampah bisa jadi
gerakan massal.

“Harapan kita, kampanye yang dilakukan ini bisa meningkatkan
kesadaran masyarakat,” tandasnya. (RED04)

Berikan Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *